http://images.detik.com/content/2014/07/22/317/microsoftkacamatapintar_460.jpg
Jakarta - Paten yang baru saja didaftarkan Microsoft membuktikan niatannya untuk mengembangkan kacamata pintar. Menariknya, wearable gadget itu juga akan memiliki kemampuan mengenali barang-barang di sekitarnya, termasuk memperingatkan pengguna akan potensi bahayanya.

Dalam patennya, Microsoft melabelinya dengan sebutan Wearable Behavior-Based Vision System. Tak sekadar kacamata pintar, perangkat ini juga memiliki kemampuan augmented-reality. Informasi lainnya mengatakan kacamata pintar ini juga dapat mengenali objek di sekitarnya seperti misalnya sebuah mobil yang melintas.

Kerennya lagi, tak cuma mengenalinya, kacamata pintar ini bahkan juga bisa memprediksi arah laju mobil tersebut, dan memperingatkan pengguna bila arah mobil tersebut membahayakan keselamatannya.

Kelebihan lain yang dimiliki adalah kemampuannya menggabungkan tampilan augmented-reality dan tampilan nyata dihadapan pengguna dalam satu pandangan.

Seperti detikINET kutip Phone Arena, Selasa (22/7/2014), berkat kemampuan ini pengguna dapat memainkan game berbasis augmented-reality, namun dengan tetap mengetahui keadaan di sekitarnya.
Banyak Faktor yang membuat calon presiden terpilih tahun 2014 ini menang atau kalah 
dari sekian banyak faktor sedikit saya akan memberitahukan beberapa faktor yang menyebabkan calon presiden ada yang menang dan kalah berikut faktor-faktornya : 
faktor kalah :
1. kurangnya suara pemilih pada saat pemilu 
2. adanya Money politic
3. Banyaknya Kampanye hitam
Faktor menang:
1. Banyaknya yang memilih calon pemimpinya 
2. Masing-Masing partai sudah memiliki basisnya masing- masing sehingga basis yang paling besar yang menentukan.
Dalam tahun 2014 ini atau dikenal dengan taun pemilu kita sudah mengenal masing- masing calon presiden dan tentu dari mereka memiliki keunggulan dan kekurangan masing- masing, maka dari itu saya akan sedikit membeberkan kriteria presidenku.

Pertama Seorang presiden tentu harus memiliki kemampuan berpikir yang baik tidak cepat mengambil keputusan yang sepihak harus didasarkan dengan pemikiran yang matang dan musyawarah dengan para menteri dan dpr.

Kedua tentu seorang presiden harus berani mengambil keputusan dan kebijkasanaan yang bisa mengundang pro dan kontra, hal itu wajar karena jika tidak begitu maka negara kita tidak akan pernah mengalami perubahan yang baik.

Ketiga Pemimpin tentu harus tegas dalam segala sesuatunya karena dengan ketegasan tentu peraturan yang ada bakal dijalankan dengan baik dan roda pemerintahan bisa sesuai dengan yang kita inginkan.

Keempat yang paling penting adalah pemimpin harus jujur, bersih, dan merakyat karena semua orang berawal dari rakyat, dengan kejujuran semua tindakan bisa diselesaikan dengan baik dan tenang.

Demikian kriteria prseiden ku tidak semua presiden ada dengan kriteria yang saya inginkan namun, semua orang masih dalam proses belajar dan dalam prosesnya kita bisa mengambil pelajaran itu semua.




















Sebuah inovasi baru dari Google yakni mobile tanpa awak atau Google Self-Driving Cars telah diujicobakan menyusuri jalan raya di seputar Nevada, Amerika Serikat.

Pengujian ini dilakukan setelah mobil tersebut mengantongi izin beroperasi dari Department of Motor Vehicles (DMV) atau Pejabat Departemen Kendaraan Bermotor Amerika Serikat.

Ujicoba kali ini adalah serangkaian ujicoba Google Self-Driving Cars setelah sebelumnya dilakukan di dua wilayah yang berbeda yaitu Las Vegas dan Carson City.

Untuk merealisasikan mobil auto-pilotnya tersebut, Google menggandeng pabrikan Toyota di tipe Prius yang dimodifikasi dengan teknologi driver-less besutan Google. Teknologi tersebut dikembangkan profesor di Stanford University sekaligus Vice President Google, Sebastian Thrun.

Google Self-Driving Cars menempatkan alat sejenis radar laser yang diletakkan di atap mobil sebagai mesin pemindai. Radar ini memiliki fungsi untuk memindai pelbagai moda transportasi di jalan raya seperti : pejalan kaki, sepeda, motor, atau mobil. Tujuannya jelas, agar mobil auto-pilot ini bisa menghidarinya.



















“Mobil ini mungkin akan sering membunyikan klakson, sebab dengan cara demikian maka kita akan menjadi aman,” terang direktur DMV, Bruce Breslow.

Rencananya mobile tanpa awak tersebut Google Self-Driving Cars akan siap dipasarkan pada tiga atau lima tahun mendatang. Untuk saat ini Google masih mengujicobakan dengan pengawasan ketat otoritas DMV.

DMV berencana untuk melisensikan mobil tanpa pengemudi milik publik. Sementara itu di negara-negara  lain, aturan hukum untuk mobil tanpa pengemudi sedang dipertimbangkan, termasuk di negara bagian California.

"Kebanyakan kecelakaan lalu lintas disebabkan kekeliruan manusia. Melalui pemanfaatan komputer, sensor dan sistem lain, sebuah kendaraan otonom bisa menganalisa lingkungan sekitarnya lebih cepat dan lebih aman," papar Senator California, Alex Padilla.

sumber : www.teknolopusit.blogpsot.com


Dalam sepak bolateknologi garis gawang (Inggrisgoal-line technology disingkat GLT) merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menentukan bilamana bola telah sepenuhnya melewati garis gawang dengan bantuan berbagai perangkat elektronik dan pada saat yang sama membantu wasit dalam menyatakan sebuah gol telah terjadi atau tidak. GLT tidak ditujukan untuk menggantikan peran wasit dan para hakim garis, namun lebih membantu mereka dalam membuat keputusan di lapangan pertandingan. GLT harus memberikan sebuah indikasi yang jelas mengenai apakah bola telah sepenuhnya melewati garis gawang dan informasi ini nantinya berperan untuk membantu wasit dalam membuat keputusan akhir.[1] Dilatarbelakangi oleh beberapa keputusan kontroversial pada sejumlah pertandingan Liga Utama InggrisPiala Dunia FIFA 2010, dan Euro 2012, FIFA (yang sebelumnya menolak penggunaan teknologi ini) melakukan pengujian terhadap beberapa kandidat potensial untuk teknologi garis gawang. Sembilan buah sistem diuji pada tahap awal, namun hanya dua buah sistem bertahan.
Pada 5 Juli 2012, International Football Association Board secara resmi menyetujui penggunaan teknologi garis gawang. Kedua sistem yang disetujui yakni GoalRefdan Hawk-Eye —keduanya sistem yang diuji pada pengujian tahap kedua. Pada bulan Desember 2012, FIFA mengumumkan bahwa mereka akan memperkenalkan teknologi garis gawang untuk pertama kalinya dalam sebuah pertandingan kompetitif pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2012 di Jepang.

Sumber : Wikipedia.org


http://images.detik.com/content/2014/05/28/317/lgg3.jpgLG G3 (LG)
LG akhirnya mengumumkan smartphone terbarunya yang sesuai prediksi sebelumnya, yakni LG G3. Suksesor G2 ini menghadirkan beberapa peningkatan dari versi terdahulunya. Seperti apa?

Diumumkan di London, Inggris, LG G3 hadir dengan bentang layar seluas 5.5 inch. Terlihat semakin impresif, karena smartphone ini salah satu yang pertama menggunakan kualitas layar QHD resolusi 2,560 x 1,440 kerapatan 538 ppi.

Dari sisi kamera, seperti yang sudah diduga sebelumnya. LG G3 memasangkan resolusi berkekuataan 13 Megapixel dengan tambahan fitur seperti image stabilization yang disebut OIS dan 'laser autofokus'. Sementara di bagian depannya disematkan 2.1 megapixel.

Dikutip detikINET dari Mashable, Rabu (28/5/2014), LG G3 semakin aman dengan fitur yang disebut Knock Code. Melalui fitur ini pengguna dapat membuka ponsel melalui serangkaian ketukan.

Tidak hanya itu saja, pengguna dapat menyimpan file di ponsel lebih aman dengan Content Lock,yang membuat file tertentu tersembunyi jikalau LG G3 Anda dipinjam oleh teman. Ada juga Switch Lock, yang memungkinkan pengguna menghapus data dari jarak jauh bila perangkatnya tercuri.

Desain LG G3 sekilas memang tidak terlalu banyak berubah bila dibandingkan G2, termasuk tombol on/off dan kontrol volume. Namun bahan yang digunakan jauh lebih premium di perangkat ini.

LG G3 menjalankan Android 4.4.2 KitKat dan didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 801 dengan RAM 2GB. Sementara internal memorinya dipasangkan 16GB.

Melenggang pada 28 Mei, LG G3 hadir dengan varian warna berbeda Metallic Black, Silk White, Shine Gold, Moon Violet dan Burgundy Red
.


http://images.detik.com/content/2014/05/16/323/reins460.jpgDirektur Trustworthy Computing Microsoft Tim Rains (krs/detikINET)
Windows XP masih memiliki basis besar pengguna kendati secara resmi sudah dibuat 'mati'. Tentu saja untuk pengguna yang masih setia menggunakannya, hal itu bukan tanpa risiko.

Microsoft saat ini telah menghentikan dukungan untuk sistem operasi yang sudah berusia 12 tahun tersebut. Artinya potensi ancaman program-program jahat terhadap Windows XP kini tentu saja jadi lebih besar.

"Pada prosesnya XP akan memiliki kerentanan yang tidak lagi mendapatkan tambalan. Orang-orang jahat akan mengincar itu," kata Direktur Trustworthy Computing Microsoft Tim Rains, dalam obrolannya bersamadetikINET dan media lainnya di kantor Microsoft Singapura, Rabu (14/5/2014).

Dengan ancaman-ancaman yang ada saat ini, Rains berharap benar para pengguna XP akan segera bermigrasi ke sistem operasi yang lebih anyar seperti Windows 7 atau Windows 8.

Kendati pun itu tak serta merta memupus potensi ancaman terhadap program-program jahat jika tidak dibarengi langkah-langkah pengamanan lain, menurutnya sistem operasi yang lebih baru tentu akan lebih aman.

"Harus diakui XP memang sangat dicintai jutaan orang di dunia, dan sudah jadi produk fenomenal dan suksea buat kami. Tapi dalam teknologi ada titik tertentu saat kita harus move on. Sudah saatnya beralih ke OS yang lebih aman seperti Windows 7 dan Windows 8," sebutnya.