Headline
Oleh: Wahyu Perdana Putera
Teknologi - Minggu, 17 November 2013 | 15:30 WIB







INILAH.COM, Jakarta - Setelah KitKat meluncur, pertanyaan yang kemudian muncul adalah perangkat apa saja yang bakal mendapatkannya. Berikut daftar perangkat yang sudah resmi dan masih rumor.

Meski dirancang untuk dapat bekerja optimal pada perangkat dengan spesifikasi rendah, Android KitKat tetap akan hadir pada smartphone menengah dan kelas atas terlebih dahulu.

Android 4.4 KitKat membawa beberapa fitur baru seperti dukungan yang lebih baik untuk perangkat Android murah, launcherbaru, Google Hangout, Google Now, multi-tasking yang lebih cepat hingga sejumlah peningkatan kinerja.

LG Nexus 5 adalah perangkat pertama yang mendapat Android KitKat. Hingga berita ini ditulis, berikut sejumlah perangkat lain yang resmi menyusul Nexus 5 dan masih sebatas rumor yang dirangkum dari berbagai sumber:

- Nexus 7 (sudah tersedia)
- Nexus 10 (sudah tersedia)
- Nexus 4 (resmi)
- Galaxy S4 Google Edition (resmi)
- HTC One & HTC One Google Edition (resmi)
- Motorola Moto X, Moto G, Droid Mini, Droid Ultra, dan Droid Maxx (resmi)
- Sony Xperia Z, Xperia Z1, Xperia Z Ultra, Xperia Zl, dan Xperia Tablet Z (resmi)
- Huawei Ascend P6 (resmi)
- LG G2 (rumor). 

Headline
pocket-lint.com
Oleh: a.taufiqqurakhman
Teknologi - Sabtu, 16 November 2013 | 18:02 WIB







INILAH.COM, London - Layanan Google Play Music hadir untuk ekosistem iOS; menawarkan satu bulan gratis untuk akses streaming.

Seperti dikutip dari PocketLint, Google meluncurkan Google Play Music sejak enam bulan lalu, namun iOS dikatakan saat itu akan segera menyusul.

Aplikasi gratisan ini memberikan akses pengguna ke 20 ribu lagu yang diunggah sendiri serta fitur untuk membuat playlistserta berbagi lagu.

Selain itu, pengguna juga bisa mengakses 20 juta lagu yang tersedia, membuat stasiun radio custom, rekomendasi musik, melalui fitur All Access dengan biaya US$9,99 per bulan.

Headline
(Foto: Hexus)
Oleh: a.taufiqqurakhman
Teknologi - Sabtu, 16 November 2013 | 21:06 WIB






INILAH.COM, Washington - Microsoft baru saja membuka tempat pusat untuk memerangi cybercrime. Seperti apa?

Seperti dilansir dari Hexus, Microsoft Cybercrime Centre dibangun dekat dengan Cybercrimeamus Microsoft, di Redmond, Washington.
Fasilitas ini menghadirkan para teknisi keamanan, ahli forensik digital, dan ahli internet.

"Cybercrime saat ini kondisinya semakin parah," ujar David Finn, Chief Digital Crimes Unit di Microsoft.

Kita harapkan saja dengan pembangunan Microsoft Cybercrime Centre, kejahatan cyber di internet, atau setidaknya yang bisa masuk ke produk-produk Microsoft akan berkurang. [mor]

       Jika kita bertanya bagaimana tanggapan anda selama kuliah di gunadarma ini, saya hanya akan berkata luar biasa, bagi saya pengalaman yang tak bakal saya lupakan untuk saya kuliah di universitas gunadarma, terutama bagi saya adalah teman-teman saya, yang jujur saja membuat saya semakin semangat dalam menjalankan aktifitas kuliah sehari-hari dan apabila libur menjadi sangat membosankan, banyak pengalaman yang saya bisa petik sampai dengan semester 5 ini. 
      Kita mulai dengan sistem pengajaran di gunadarma, menurut saya sistem pembelajaraqn yang coba di terapkan oleh gunadarma sudah sangat baik, meskipun dalam aplikasinya masih belum terlihat karena masing-masing karakter dosen berbeda-beda, tapi tidak mengurangi materi apa yang di ajarkan menjadi kurang ataupun berbeda.
      Yang kedua dilihat dari fasilitas, mungkin di bagian ini masih banyak yang harus di perbaiki, misalnya ac yang kurang panas, pintu kelas ada yang belum di perbaiki dan tempat parkir yang kurang sehingga saya terutama melihat kampus seperti pasar yang motor parkir tidak teratur, tapi semua itu masih bisa di atasi dengan cara sistem yang sedikit diperbaharui dan juga kesadaran mahasiswa sendiri yang kadang kita sendiri melakukan hal yang seharusnya tidak boleh di lakukan.
     Yang ketiga pengaturan jadwal uts,uas dan ujian utama yang cendurung terlalu lama, sisi positfnya kita bisa belajar lebih siap untuk ujian namun terkadang jika terlalu lama kita sebagai mahasiswa menjadi bosan dan yang ada bukan belajar namun sebaliknya. 
     Kesimpulan yang saya dapat bahwa kampus yang saya cintai ini tetap memiliki keunggulannya meskipun masih ada kekurangan tai itu wajar karena tidak ada yang sempurna, namun kita harus terus berjuang sampai kapanpun, dan saya sebagai mahasiswa di gunadarma ini bangga menjadi bagian keluarga dari universitas gunadarma, harapan saya semoga gunadarma ini semakin jaya, semakin berkembang dan mencetak lulusan-lulusan yang bisa membuat orang tua kita bangga dan Indonesia pun bangga akan kita. 

Bisnis LTE Diproyeksi Tembus USD 3,9 Miliar di 2019

http://images.detik.com/content/2013/11/04/328/183234_lte4g.jpgIlustrasi (Ist.)
Jakarta - Layanan seluler generasi keempat (4G) berbasis teknologi Long Term Evolution (LTE) memang belum beroperasi komersial di Indonesia. Namun begitu keran akses itu dibuka lebar, potensi bisnis pun diyakini akan mengalir deras.

Seperti dipaparkan biro riset Frost & Sullivan dalam analisa terbarunya, pasar LTE yang telah menghasilkan pendapatan sebesar USD 947,2 juta secara global di 2012, diproyeksi akan terus tumbuh meningkat empat kali lipat hingga mencapai USD 3,97 miliar di 2019.

Dalam keterangannya Senin (4/11/2013), proyeksi terbaru bisnis LTE itu tertuang dalam studi yang bertajuk The Global Long-Term Evolution Test Equipment Market.

"LTE menjadi populer seiring dengan semakin banyaknya pengguna ponsel cerdas dan tablet, yang memerlukan tingkat sistem data yang lebih cepat dalam pengiriman data," ungkap Olga Shaphiro, Communication Test & Measurement Research Program Manager, Frost & Sullivan.

Dengan ekspansi LTE yang semakin tidak terelakkan, kata dia, permintaan untuk melakukan pengujian akan tumbuh dengan pesat mengingat kompleksnya sifat penyebaran jaringan LTE akibat adanya standar Multiple Input Multiple Output (MIMO).

Namun, mengakomodasi berbagai macam tingkat kompleksitas memerlukan waktu dan investasi dalam riset dan pengembangan (R&D), dimana kedua hal tersebut dapat menghambat pasar alat uji LTE.

Industri telekomunikasi saat ini tengah menghadapi tugas yang rumit dalam rangka mengintegrasikan teknologi baru, termasuk LTE, pada pita frekuensi yang berbeda-beda ke dalam berbagai jaringan dan perangkat.

sumber: Detik.com

BBM vs WhatsApp, Siapa Juaranya?

http://images.detik.com/content/2013/11/04/317/bbmandroidinet460.jpg
BlackBerry Messenger (BBM) dan WhatsApp memang sama-sama layananinstant messaging, tapi dengan sasaran yang berbeda dulunya. Setelah BBM tak lagi eksklusif, WhatsApp pun harus berhati-hati jika tak mau dilibas.

Walaupun masih terbatas pada platform iOS dan Android, WhatsApp harus waspada dengan nama BlackBerry dan ikonnya sebagai layanan instant messaging khusus pengguna bisnis.

Lebih dari itu, kini secara nyata antara WhatsApp dan BlackBerry Messenger terlibat persaingan sengit untuk merebut pengguna smartphone agar setia menggunakan layanan besutannya.

Sebelum terlibat jauh dengan perseteruan keduanya, ini beberapa fakta antara WhatsApp dengan BlackBerry Messenger.

sumber : Detik.com
Sedikit kita akan membahas bagaimana Kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) memimpin Ibu Kota selama satu tahun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Tanggal 15 Oktober merupakan momen 1 tahun kepemimpinan Jokowi-Ahok dengan jargonnya Jakarta Baru. "Gebrakan Jokowi-Ahok harus diacungi jempol," ujar Calon Anggota DPD RI dari DKI Jakarta

Menurut dia, terobosan-terobosan Jokowi-Ahok bisa jadi tidak jauh berbeda dari konsep para pemimpin DKI sebelumnya, yang juga memiliki ide sama soal monorel/MRT, atau normalisasi waduk untuk mengatasi macet dan banjir.
"Akan tetapi, mereka menjadi fenomenal karena tidak hanya sebatas rencana besar dan tebar kata-kata/tebar pesona, tapi ditindaklanjuti dengan aksi konkret dengan implementasi program yang terhitung cepat," tutur  peneliti The Indonesia Institute itu.

Dimulainya konstruksi proyek MRT dan monorel yang selama puluhan tahun hanya rencana di atas kertas merupakan bukti konkret dari kinerja Jokowi-Ahok. Selain itu, lanjut dia, normalisasi waduk yang selama ini tidak berjalan dengan baik, akhirnya sudah dilaksanakan walaupun sebelumnya banyak protes dari warga yang menempati.

Pasangan Jokowi-Ahok juga dinilai mampu menunjukkan bukti integritas moral yang baik dengan memerangi korupsi dan komitmen untuk reformasi birokrasi di DKI. "Hal itu ditunjukkan dengan "lelang jabatan" lurah, yang belum pernah dilakukan daerah lain di Indonesia. Masyarakat merasakan sekali dampaknya terhadap "perilaku pelayanan" dari para petugas yang sebelumnya menerapkan pola transaksional, "kalo ada fulus (uang),urusan anda mulus". Sekarang, pelayanan lebih cepat dan tanpa harus membayar pun masyarakat diperlakukan setara,'' 

Pasangan Jokowi-Ahok juga berhasil membuat program dengan substansi yang pro-kebijakan, bukan pro-popularitas.  "Satu bulan setelah dilantik, Pak Jokowi-Ahok mengeluarkan KJS (Kartu Jakarta Sehat). Tentunya hambatan terus ada, karena ini adalah sistem baru, misal sebelumnya ada RS yang kewalahan melayani masyarakat yang berbondong bondong berobat.  Setelah lima bulan, sudah normal kembali."

Selain itu Jokowi-Ahok juga mampu mewujudkan Kartu Jakarta Pintar. Sistem ini berbeda dengan program sekolah gratis yang umum dibuat daerah lain yang hanya meliputi biaya SPP. "KJP ini untuk menutup 13 komponen biaya (seragam, sepatu, buku, transport, les ekstrakurikuler dll). Jadi,betul-betul membangun sistem,tidak hanya program sosial yang sifatnya sementara yang bertujuan untuk cari popularitas supaya terpilih lagi."

Jokowi-Ahok menjadi fenomenal berkat pendekatan dan gaya kepemimpinannya yang merakyat, tegas, dan responsif, menjadikan rakyat DKI mencintai dua sosok ini.

Gaya blusukan Jokowi yang responsif terhadap persoalan masyarakat dan ketegasan Ahok terhadap kerja aparat birokrat dinilai memenuhi aspirasi masyarakat, masih terlalu dini menilai keberhasilan Jokowi-Ahok hanya dalam satu tahun masa kerja.

Tapi sejauh ini, masyarakat secara umum puas dengan kepemimpinan Jokowi-Ahok. "Akan tetapi, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan Jakarta Baru. Tidak hanya pemerintah yang super aktif, tapi "active citizen" lah yang lebih diharapkan.

Setahun Jokowi-Ahok memimpin DKI Jakarta tidak hanya menuai pujian dari masyarakat. Duet ini, dalam survei Indo Barometer juga mendapat rapor merah.

Indo Barometer melakukan survei untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat tentang kepemimpinan Jokowi-Ahok dalam setahun. Survei ini dilakukan di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Waktu pengumpulan data pada tanggal 4-10 Oktober 2013, dengan metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Jumlah responden 400 responden (margin of error sebesar 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Ketidakpuasan masyarakat tercatat pada program untuk mengatasi lalu lintas dengan persentase 73,3 persen. Lalu terlihat kepuasan masyarakat berada di bawah 60 persen yaitu pada penyediaan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, mengundang investor baru, penegakan hukum.

"Dari semua bidang tersebut, penilaian yang paling kecil adalah prostitusi (23,8 persen), peredaran narkoba (25,5 persen) dan pengangguran (26,8 persen)," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam ringkasan hasil survei Indo Baromter, Kamis (17/10/2013).

Sebelumnya, masyarakat Jakarta pun mengaku puas terhadap kinerja duet ini dan nilai tertinggi jatuh pada penanganan sosial. 73,8 persen masyarakat mengaku ada perubahan sosial yang lebih baik di tangan Jokowi-Ahok. Masalah keamanan berada di urutan nomor dua dengan hasil 62,8 persen yang menyatakan ada perubahan yang lebih baik.


Pada bidang hukum sebanyak 40,3 persen menyatakan ada perubahan lebih baik, pada bidang ekonomi 43,5 persen, dan pada bidang politik hanya 22,5 persen.

sumber :Indo barometer dan Republika